• 19

    Jun

    Figur yang Murah Senyum

    Murah senyum, itulah Capres kita yang satu ini. Saat acara debat pun beliau selalu Nampak santai dan tampil serta bicara apa adanya. Sering kali hadirin dibuat tertawa saat kata-kata itu terucap dari mulutnya. Tidak bermaksud menjagokan atau mendukung atau malah menggiring opini publik pada calon yang satu ini, tetapi begitulah seharusnya demokrasi itu diperlihatkan. Buat apa saling menyerang dan menjatuhkan lawan bukankah lebih baik kita membawa diri dengan riang dan tidak ada beban. Figur seperti ini akan dapat memperlihatkan proses demokrasi yang fair , tidak mudah tersinggung, dan akan menerima apa pun hasilnya. Selama kita masih belajar dan terus memperbaiki proses demokrasi , kita membutuhkan orang-orang seperti Pak JK ini. Pembawaan dan sikapnya bisa dijadikan contoh buat penerus
  • 5

    Jun

    Tulisan Kosong

    Kasus Prita Mulyasari dan Prahara Manohara menghiasi media-media dalam satu minggu terakhir ini. Hampir semua mata tertuju pada dua wanita ini. Walau latar belakang dan permasalahan yang berbeda, tak dapat dipungkiri bahwa dua berita ini telah menenggelamkan sesaat berita panas Capres-Cawapres. Begitu juga dua berita ini telah melenyapkan berita kasus Antasari yang banyak membuat orang penasaran. Itulah sebuah peristiwa yang saling silih berganti bagaikan menyusun sebuah balok kayu, sebesar apapun kayu itu jika telah ditindih dengan potongan yang sama akan tak terlihat juga. Berita yang heboh dan banyak menuai opini publik menjadi sorotan yang mudah didengar dan dilihat. Tetapi tetap saja berita itu ada masanya, suatu ketika akan hilang dengan sendirinya. Apalagi jika telah muncul berita
  • 26

    May

    Saya Kira Sama Saja?

    Hingar bingar masa kampanye caleg baru saja usai disemua antero masyarakat di bumi pertiwi ini. Dan hasilnya sudah dapat diketahui siapa yang bisa duduk dikursi empuk DPR/DPRD dan siapa yang harus gagal. Saat masa itu usai, kembali gendang itu ditabuh yaitu 3 pasang capres-cawapres mulai beraksi. Cuma saya tidak habis pikir, mengapa metode yang digunakan tidak banyak berbeda dengan para caleg sebelumnya. Beliau-beliau ini yang boleh dikatakan sebagai petinggi partai, elit politik, dan malah seorang negarawan menggunakan cara-cara itu-itu saja. Mereka mencoba mencuri start kampanye, dengan mengumbar senyum di pasar-pasar tradisional, menyapa semua lapisan masyarakat , membeli barang-barang dipedagang kaki lima, dan lain sebagainya. Masyarakat kan sudah dapat menilai bahwa itu semua dilaku
  • 1

    May

    Figur Itu Bernama SBY

    The changes taking place in Indonesia today are among the most remarkable developments in the Muslim world. The country’s transition from authoritarianism has proved that as a democracy, Indonesia can be culturally vibrant and economically prosperous. Leaders & Revolutionaries Susilo Bambang Yudhoyono Sumber : http://www.time.com/time/specials/packages/article/0,28804,1894410_1893847_1893840,00.html Tulisan ini ingin saya buat saat hasil quick count pemilu 9 April 2009 dimenangkan oleh Partai Demokrat (PD). Saya yang waktu itu menjadi anggota KPPS surprise juga dengan hasil suara pileg di TPS wilayah disekitar tempat tinggal saya yang rata-rata secara keseluruhan masing-masing TPS PD berada diurutan 1 dan 2. Saya berfikiran bahwa selama masa kampanye tidak pernah diwilayah
  • 28

    Apr

    Mencari Pasangan

    Pasangan identik dengan teman hidup, teman untuk curhat, teman untuk mengeluh, teman untuk berteduh, teman untuk meminta pendapat, teman untuk segala-galanya. Jika kedua insan telah dijodohkan untuk berpasangan, maka jalan yang akan dilaluinya adalah berumah tangga. Tidak sedikit rumah tangga berantakan yang hanya seumur hitungan bulan, tetapi tidak sedikit juga yang berantakan walau sudah puluhan tahun berpasangan. Mencari pasangan memang tidak mudah. Bagaikan menyatukan air dengan minyak. Bagaikan menyatukan bulan dengan matahari, atau mungkin menyatukan ekor dengan kupingnya. Sulit memang dan teramat sulit. Dari sifat yang berbeda, watak yang tak pernah nyambung, adat yang jauh, kebiasaan yang tak pernah sama, emosi yang tak saling membendung mereka telah disatukan untuk berpasanga
  • 7

    Apr

    Ketika Kita Harus Memilih

    Usai sudah masa kampanye pemilu, usai sudah suara deru motor di jalan raya itu, usai sudah gerombolan masa di area lapangan sepak bola, usai sudah atribut dan warna warni yang suka berlalu lalang di depan rumah. Semua ini sebagai babak akhir dari sebuah kampanye terbuka yang diperuntukan untuk mereka. Entah siapa mereka itu…? Apakah mereka yang ada hubungan family dengan sang caleg? Apakah mereka sebagai pengurus inti dari partai? Apakah mereka sebagai kader, simpatisan, atau apa pun namanya. Yang jelas mereka semua begitu antusias meneriakan yel-yel partai mereka. Mereka dengan antusias menerikana yel-yel nama caleg yang diusung, dan mereka sangat antusias hanya untuk dikatakan sebagai orang-orang bayaran. Itulah realita, ketika suatu momen disediakan untuk mereka. Sangat disayang
  • 11

    Mar

    Golput Sebuah Pilihan...?

    Pemilu sebentar lagi akan digelar oleh bangsa ini. Tinggal hitungan hari pesta demokrasi terbesar di dunia ini akan kita lalui. Berbagai macam cara para Caleg telah memperkenalkan diri kepada kita semua. Dari mulai memasang umbul-umbul, spanduk, famlet, stiker, sampai dengan baliho dengan ukuran raksasa. Berbagai macam gaya telah diperlihatkan dari mulai memperlihatkan badannya yang atletis, anaknya yang cantik, sampai pada senyumnya yang menawan. Ehm…siapapun yang melihat akan terpesona dengan para kandidat anggota DPR ini yang banyak dibilang sebagai anggota terhormat. Berbagai macam cara pun dia lakukan untuk membiayai berbagai macam kebutuhan kampanye tadi, ada yang menjual ganja, ada yang menjual kayu curian, ada juga yang mencuri sepeda motor. Wow…keren abis, apa pun
  • 2

    Mar

    Ketika Seorang Blogger Ingin Memperkenalkan Diri

    Masih terkait pada tulisan saya sebelumnya, yaitu bagaimana seorang Caleg ingin memperkenalkan diri dan ternyata tidak mudah juga cara memperkenalkan diri itu. Terinspirasi oleh dua tulisan itu, saya mempunyai keinginan juga untuk memperkenalkan diri. Nah sobat blogger berikut cara saya memperkenalkan diri he he he…
  • 20

    Feb

    Tidak Mudah Memperkenalkan Diri

    Masih terkait dengan tulisan saya Ketika Seseorang Ingin Memperkenalkan Diri . Pada tulisan kali ini lebih terfokus pada cara orang agar menarik simpati untuk memperkenalkan diri tersebut. Dari cara yang digunakan tidak sedikit banyak menuai protes masyarakat. Lalu, bagaimana sebenarnya cara efektif untuk memperkenalkan diri? Masih hangat dibicarakan dan menjadi wacana dibanyak media, blog, maupun milis bahwa ada seseorang yang cara memperkenalkan dirinya dengan menyandingkan fotonya dengan Barack Obama, presiden Amerika Serikat yang baru saja terpilih. Entah ini karena teman masa kecilnya (konon Obama saat kecil sempat sekolah di Indonesia), atau karena masih ada ikatan saudara, atau bisa juga mungkin meng-idolakannya, atau bisa juga hanya berharap bisa terpilih seperti dirinya. Yang jel
  • 30

    Jan

    Orang Titipan

    Sudah tak asing lagi rasanya jika kita mendengar dua kata di atas. Dua kata yang sudah seperti kata majemuk yang tak bisa dipisahkan. Apalagi disaat pemerintah banyak membuka kesempatan untuk menjadi PNS baik dalam level pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Orang titipan menjadi sesuatu yang lazim dan banyak dibicarakan saat dimana banyak orang yang berlomba untuk menjadi CPNS. Orang titipan yang membuat banyak orang sinis tetapi juga diminati. Itulah kita, kita yang tinggal di Indonesia yang belum sepenuhnya bisa meninggalkan KKN. Karena selama 32 tahun kebelakang budaya itu telah tumbuh dengan suburnya. KKN yang bisa dartikan hanya untuk Konco-Konco Nya atau Kerabat-Kerabat Nya atau juga Keturunan-Keturunan Nya masih sangat kental dimasyarakat kita. Hal ini tidak bisa dipis

Author

Follow Me

Search

Recent Post