Satu Suara Apalah Artinya

6 Jul 2009

Mungkin seringkali kita mendengar kata-kata itu yang terucap dari seseorang untuk menutupi malasnya pergi ke TPS. Padahal satu suara tidak berbeda dengan seribu jika kurang satu saja tidak genap jadi seribu. Seratus, seribu, sejuta pasti diawali dari satu bukan? Makanya jika satunya tidak terbentuk mana mungkin jadi seratus, seribu, atau sejuta.

Tanggal 8 Juli 2009 ini merupakan pesta demokrasi lima tahunan akan digelar di seluruh penjuru tanah air. Disinilah kita selaku warga Negara memiliki hak untuk memilih pemimpin. Mari kita manfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Sudah cukup waktu rasanya kita bisa menilai untuk menentukan siapa pilihan terbaik untuk memimpin negeri ini.

Walau masih terdengar kabar masih ada persoalan DPT yang mencuat, marilah kita berpikir positif bahwa masih ada jalan keluarnya untuk memecahkan permasalahan itu. Dan sebaiknya kita serahkan saja pada orang-orang yang memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikan itu semua. Tugas kita sebagai rakyat adalah proaktif mengecek daftar pemilih dan proaktif kepetugas PPS setempat untuk menanyakan surat panggilan pemungutan suara.

Hari libur yang dicanangkan pemerintah pada hari pemungutan suara dapat kita gunakan sebaik-baiknya dalam pesta demokrasi ini. Datangalah dulu ke TPS sebelum memanfaatkan hari libur itu untuk acara keluarga misalnya. Karena satu suara kita akan menggenapkan bilangan yang akan dijadikan penentuan kemenangan dari salah satu calon.

Untuk itu jangan lagi ada ungkapan satu suara apalah atinya tetapi sangat bijak bila kita bisa merubah ungkapan itu menjadi satu suara masa depan bangsa.


TAGS


-

Author

Follow Me

Search

Recent Post